Ads 468x60px

Tuesday, July 31, 2012

Ayo gabung dengan kami di Google+: Samsung Siapkan Dua Handphone Windows 8, Odyssey dan Marco

Samsung memang terkenal sebagai produsen handphone Android terbesar di dunia. Namun, mereka juga memiliki beberapa handphone berbasis Windows Phone, Salah satunya adalah Samsung OMNIA 7 yang menggunakan OS Windows Phone 7.

Seiring dengan peluncuran OS terbaru Microsoft, yakni Windows 8, Samsung pun berencana untuk meluncurkan handphone Windows Phone. Tak hanya satu, perusahaan yang berbasis di Korea Selatan tersebut memunculkan rencana pembuatan dua handphone Windows 8 dengan kode Odyssey dan Marco. Dikutip dari Softpedia, kedua handphone tersebut bakal menggunakan prosesor dual core. Lebih tepatnya, prosesor yang digunakan adalah prosesor dual Core Qualcomm Snapdragon MSM8960 1.5GHz. Mengenai besaran RAM dan memori internal dari kedua handphone tersebut, pihak Samsung masih belum memberikan informasi.
Odyssey bakal menggunakan layar Super AMOLED berukuran 4.65 inci. Pada bagian belakang, handphone ini datang dengan kamera 8MP dan di depan kamera 2MP. Tak
Reade more >>

Sunday, July 22, 2012

Cara Mengatasi Google Pinguin Dan Google Panda

Cara Mengatasi Google Pinguin Dan Google Panda - Belakangan ini di dalam dunia perbloggingan terjadi banyak perubahan dan guncangan semenjak munculnya google pinguin dan google panda. Ada yang merasa dirugikan , namun ada juga yang justru merasa diuntungkan, itu bergantung kepada masing masing blogger dalam menyikapi google pinguin dan google panda.

Namun sebenarnya tahukan anda apa itu google pinguin dan google panda ?
Google Penguin adalah sebuah algoritma yang dirancang untuk memberikan hukuman kepada situs / blog spam, sedangkan Google Panda  berfokus pada konten Blog. Keduanya bekerjasama untuk lebih memperbaiki hasil pencarian Google. Dengan adanya algoritma ini hasil pencarian pada search engine google akan semakin berkualitas dengan tidak menampilkan situs–situs manipulatif dalam mencapai posisi terbaik di halaman pertama google. Dimana Google Pinguin itu sendiri telah di luncurkan pada tanggal 24 April 2012. Dan semenjak di luncurkan tersebut , google pinguin telah banyak memberikan dampak, baik menguntungkan maupun merugikan di dunia perbloggingan. Namun jangan khawatir, bagi anda para blogger yang tidak menginginkan blog anda terkena google pinguin atau google panda, berikut saya berikan trik untuk menghindari google pinguin dan google panda. 

Cara Mengatasi Google Pinguin 

  1. Hindari teks tersembunyi atau link tersembunyi.
  2. Jangan gunakan cloaking atau sneaky redirects.
  3. Jangan mengirimkan query otomatis ke Google.
  4. Jangan memuat halaman dengan kata kunci yang tidak relevan.
  5. Jangan membuat halaman, subdomain, atau domain dengan duplikat konten substansial.
  6. Jangan membuat halaman dengan perilaku jahat, seperti phishing atau menginstall virus, trojan, atau malware lain.
  7. Hindari halaman “doorway” yang dibuat hanya untuk mesin pencari, atau “cookie cutter” pendekatan seperti program afiliasi dengan konten asli sedikit atau tidak ada.
  8. Jika situs Anda berpartisipasi dalam program afiliasi, pastikan bahwa situs Anda menambahkan nilai. Menyediakan konten unik dan relevan yang memberikan alasan bagi pengguna untuk mengunjungi situs Anda terlebih dahulu.

Semoga informasi di atas bisa bermanfaat bagi para blogger skalian. Tapi yang terpenting tetaplah suguhkan informasi2 yang bermanfaat kepada para pembaca dan jangan terlalu berorientasi kepada keuntungan pribadi semata. Caranya dengan memposting informasi2 yang benar dan bermanfaat..........
 
 
Reade more >>

IPv4 dan IPv6

Sebagai protokol pengalamatan internet generasi baru, IPv6 tentu hadir dengan berbagai kelebihan ketimbang sang pendahulunya, IPv4. Mau tahu apa saja perbedaannya?

Berikut adalah perbedaan antara IPv4 dan IPv6 menurut Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo):


Fitur
IPv4: Jumlah alamat menggunakan 32 bit sehingga jumlah alamat unik yang didukung terbatas 4.294.967.296 atau di atas 4 miliar alamat IP saja. NAT mampu untuk sekadar memperlambat habisnya jumlah alamat IPv4, namun pada dasarnya IPv4 hanya menggunakan 32 bit sehingga tidak dapat mengimbangi laju pertumbuhan internet dunia.

IPv6: Menggunakan 128 bit untuk mendukung 3.4 x 10^38 alamat IP yang unik. Jumlah yang masif ini lebih dari cukup untuk menyelesaikan masalah keterbatasan jumlah alamat pada IPv4 secara permanen.

Routing
IPv4: Performa routing menurun seiring dengan membesarnya ukuran tabel routing. Penyebabnya pemeriksaan header MTU di setiap router dan hop switch.

IPv6: Dengan proses routing yang jauh lebih efisien dari pendahulunya, IPv6 memiliki kemampuan untuk mengelola tabel routing yang besar.

Mobilitas
IPv4: Dukungan terhadap mobilitas yang terbatas oleh kemampuan roaming saat beralih dari satu jaringan ke jaringan lain.

IPv6: Memenuhi kebutuhan mobilitas tinggi melalui roaming dari satu jaringan ke jaringan lain dengan tetap terjaganya kelangsungan sambungan. Fitur ini mendukung perkembangan aplikasi-aplikasi.

Keamanan
IPv4: Meski umum digunakan dalam mengamankan jaringan IPv4, header IPsec merupakan fitur tambahan pilihan pada standar IPv4.

IPv6: IPsec dikembangkan sejalan dengan IPv6. Header IPsec menjadi fitur wajib dalam standar implementasi IPv6.

Ukuran header
IPv4: Ukuran header dasar 20 oktet ditambah ukuran header options yang dapat bervariasi.

IPv6: Ukuran header tetap 40 oktet. Sejumlah header pada IPv4 seperti Identification, Flags, Fragment offset, Header Checksum dan Padding telah dimodifikasi.

Header checksum
IPv4: Terdapat header checksum yang diperiksa oleh setiap switch (perangkat lapis ke 3), sehingga menambah delay.

IPv6: Proses checksum tidak dilakukan di tingkat header, melainkan secara end-to-end. Header IPsec telah menjamin keamanan yang memadai

Fragmentasi
IPv4: Dilakukan di setiap hop yang melambatkan performa router. Proses menjadi lebih lama lagi apabila ukuran paket data melampaui Maximum Transmission Unit (MTU) paket dipecah-pecah sebelum disatukan kembali di tempat tujuan.

IPv6: Hanya dilakukan oleh host yang mengirimkan paket data. Di samping itu, terdapat fitur MTU discovery yang menentukan fragmentasi yang lebih tepat menyesuaikan dengan nilai MTU terkecil yang terdapat dalam sebuah jaringan dari ujung ke ujung.

Configuration
IPv4: Ketika sebuah host terhubung ke sebuah jaringan, konfigurasi dilakukan secara manual.

IPv6: Memiliki fitur stateless auto configuration dimana ketika sebuah host terhubung ke sebuah jaringan, konfigurasi dilakukan secara otomatis.

Kualitas Layanan

IPv4: Memakai mekanisme best effort untuk tanpa membedakan kebutuhan.

IPv6: Memakai mekanisme best level of effort yang memastikan kualitas layanan. Header traffic class menentukan prioritas pengiriman paket data berdasarkan kebutuhan akan kecepatan tinggi atau tingkat latency tinggi.
Reade more >>

Saturday, July 21, 2012

USB Safely Remove



USB Safely Remove ini adalah applikasi yang dibuat untuk memudahkan kita dalam melepas Media-media yang berhubungan dengan USB dengan aman dengan sekali klik saja dan anda juga boleh melepaskan USB dengan menggunakan Windows+S. sehingga dengan Software ini Memory atau flashdisk akan menjadi tahan lama, karana jika terus mencabut flashdisk secara tiba-tiba dari komputer kita akan mengakibatkan flashdisk tersebut akan cepat rosak USB Safely Remove juga kita boleh menghentikan proses tersebut dengan menekan tombok Forces stop.







Download dibawah ini.





(Setelah KLIK "Download" tunggu 5 saat sampai muncul "SKIP AD" di sudut kanan atas. Lalu klik "SKIP AD" untuk mendownload)
Reade more >>

Menambahkan Password Share Folder Pada Windows XP


Menambahkan Password Share Folder Pada Windows XP Imageuda lama nie hafid gak posting ... bulan puasa gini hafid pengan posting ni.... kali inie tentang jaringan komputer...
Jika sering berinteraksi dengan jaringan komputer, anda akan sering mendengar dan menggunakan yang namanya sharing folder pada Windows. Jika menggunakan Windows XP untuk sharing folder atau file, secara default operating system tidak akan memberikan password ketika anda mengaksesnya melalui komputer lain. Hal ini menjadi riskan ketika anda ingin share dokumen penting yang sebenarnya hanya boleh diketahui oleh orang yang berkepentingan.
Untuk mengatasi hal tersebut, Windows telah menyediakan operating system tersendiri yang memberikan keleluasaan pada administrator untuk memanajemen jaringan, termasuk memberikan security pada setiap folder yang di-share. Tetapi hal tersebut juga bukan merupakan solusi terbaik jika hanya untuk keperluan sementara atau kebutuhan yang mendesak. Tidak lucu kan kalau harus menginstall ulang komputer menggunakan Windows server.
Untuk memberikan password pada share folder Windows XP, ikuti petunjuk berikut ini:
  • Login sebagai Administrator Windows XP
  • Klik Start, Control Panel, User Accounts.
  • Klik Account Guest dan pastikan user Guest menjadi aktif.
    Menambahkan Password Share Folder Pada Windows XP Image
  • Tutup jendela User Account.
  • Buka Command Prompt dengan cara klik tombol Start, pilih Run, ketik CMD kemudian tekan tombol Enter.
  • Pada Command Prompt, ketik net user guest password kemudian tekan tombol Enter.
    Menambahkan Password Share Folder Pada Windows XP Image
  • Buka kembali User Account dan berikan password pada user guest.
    Menambahkan Password Share Folder Pada Windows XP Image
  • Masukkan pasword dan kemudian restart komputer anda.
  • Setelah komputer restart, coba anda sharing salah satu folder pada komputer tersebut.
  • Akses komputer beserta folder yang baru saja anda buka melalui komputer lain. Jika tidak ada kesalahan, maka ketika anda mengaksesnya dari komputer lain, system akan meminta memasukkan password untuk mengakses komputer tersebut. Masukkan username guest dengan password yang sudah anda setting tadi.
    Menambahkan Password Share Folder Pada Windows XP Image
Selesai sudah, folder yang anda sharing sudah terproteksi dengan password. Pengguna iseng yang tidak tahu password yang sudah anda setting tidak akan bisa membaca file maupun folder yang sudah anda sharing sebelumnya.
Kesimpulan!
Memang benar, jika dilihat dari segi keamanan system Windows Server masih jauh lebih baik dari Windows XP, tetapi trik ini masih merupakan cara ampuh untuk lebih mengamankan folder share pada jaringan komputer. Terlebih lagi pada jaringan kecil yang belum membutuhkan banyak maintenance dan security.
Selamat mencoba dan semoga berhasil.

Reade more >>

Followers

visitor of state

like me on FaceBook